Suami Ada Main dengan Wanita Lain, Ini yang Sepatutnya Dilakukan Istri

Perselingkuhan merupakan sebuah kenyataan getir yang terjadi dalam ikatan rumah tangga. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM –┬áPerselingkuhan merupakan suatu kenyataan pahit yang terjadi dalam hubungan rumah kawin. Ketika mengetahui bahwa suami berselingkuh, berbagai emosi biar Anda rasakan, mulai sejak rasa marah, benci, prihatin, dan bahkan tidak cakap harus berbuat apa.

Meskipun naluri mula-mula Anda adalah ingin menutup pernikahan, namun perlu diingat bahwa kondisi seburuk barang apa pun bisa berubah asalkan Anda bersedia mencari penyelesaian dengan pikiran yang hening. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah jangan panik.

Terapis hubungan Laurie Watson menyarankan Kamu untuk tidak memberitahukan bani atau orang lain mengenai fakta bahwa pasangan Anda berselingkuh. Gunakan waktu untuk merenungkan kembali apa makna dari kejadian tersebut karena hal tersebut tidak tetap berarti perceraian.

“Kebanyakan orang berselingkuh, memiliki hubungan pernikahan yang lebih kuat setelahnya. ” Kejadian ini menandakan bahwa keputusan yang terburu-buru kemungkinan tidak akan membantu menjaga kelengkapan rumah tangga Anda, kaya dilansir laman Woman’s Day.

Setelahnya, kesampingkan semua emosi Anda & renungkan apakah Anda ingin tetap berada dalam ikatan pernikahan tersebut. Terapis Dr. Jane Greer mengatakan bila Anda menginginkan keluarga Kamu tetap utuh, pastikan bagian Anda meminta maaf dan bertanggung jawab atas perbuatannya.

Laurie tahu Anda untuk menekankan pada pasangan pentingnya pernikahan itu bagi Anda, namun ia sangat tidak menganjurkan Kamu untuk memohon. “Saya ingin kamu, saya ingin ijab kabul kita. ” Menurut Laurie, hal tersebut berbeda dengan memohon. Hal ini perlu diketahui agar hubungan Kamu tetap bisa berjalan.

Langkah terakhir adalah menyelesaikan permasalahan yang ada, salah satunya dengan berkonsultasi ke terapis. Ketika timbul isu perselingkuhan dalam vila tangga, hubungan tersebut tetap perlu diperbaiki. “Ini adalah pengkhianatan akan kepercayaan. Periode itulah yang harus diperbaiki. Pada akhirnya, pasangan itu harus mempertanyakan: ‘Mengapa hal ini bisa terjadi, dengan jalan apa seseorang bertanggung jawab bakal perbuatannya tersebut, dan bisakah mereka kembali berkomitmen? ”

Rekomendasi