Menghadapi Pacar yang Narsisnya Kelewatan, Begini Caranya

TABLOIDBINTANG. COM –¬†Sejatinya temperamen narsis bukan milik perempuan saja, tapi juga pria. Namun tidak banyak karakter yang bisa menerima adam narsis. Pria yang tetap ingin jadi pusat perhatian, selalu ingin diperhatikan, belum ditambah tingkah laku bernuansa narsis, seperti suka difoto atau berdandan, dan lain-lain, terasa aneh. Terlebih kalau pria narsis itu buah hati sendiri. Duh, kalah saing dong. He he.

Lantas jika hal tersebut benar-benar mengganggu, tetapi hati masih cinta, harus bagaimana? Putusin jangan? Dilansir dari Revive Zone , ada beberapa cara yang masih mampu dilakukan sebelum benar-benar tak tahan dan mengambil keputusan pisah. Berikut ini cara-cara menghadapi pacar narsis yang bisa dilakukan.

1. Gunakan minat humor Kamu

Segala sesuatu terlihat baik-baik saja jika dilihat dari sudut pandang dagelan. Jika Anda sekali zaman merasa malu, tertawakan dirinya, tertawakan diri Anda. Cerai-berai anggap masalah kekasih narsis ini masalah sepele. Toh dia tidak menjahati Kamu.

dua. Perbesar pengertian Anda

Masalah narsis seringkali dilatarbelakangi masalah emosional lainnya. Kenarsisannya bisa jadi sebuah pelarian yang menyusun hidup lebih bergairah. Jadi kekasih yang pengertian, maklumi saja kelakuan narsisnya itu. Di tempat lain, narsisnya masih bisa dikendalikan, kenapa.

3. Anggap ini kelebihan yang menguntungkan

Perilaku narsis tidak tetap buruk. Pintar-pintarnya kita sekadar untuk mengarahkan kekurangan tersebut menjadi kelebihan. Beberapa pekerjaan menjanjikan membutuhkan kenarsisan, lo. Seperti selebriti, model, emsi, dan lain-lain. Dukung & arahkan pacar Anda ke sana bisa jadi penyelesaian yang sama-sama menguntungkan.

4. Pasti respek dan bicarakan sungguh-sungguh

Agak-agak lama-lama Anda merasa terhambat. Terlebih karena Anda berniat membawa hubungan ke tinggi yang lebih serius. Oleh sebab itu penting untuk bisa terbuka membicarakannya dengan tetap rasa hormat. Siapa tahu tempat mau berubah.

5. Jujurlah pada diri Anda

Ada orang yang benar-benar terganggu, ada karakter yang serupa sekali tidak berpendapat kenarsisan adalah sebuah masalah. Maka jalan terakhir adalah jujurlah pada diri Anda, apakah Anda termasuk kaum yang terganggu atau tidak? Jika jalan terbaik adalah putus, maka tidak mengapa.