Mempertontonkan Barang-barang Branded, KPI Tegur Jadwal Nih Kita Kepo Trans TV

TABLOIDBINTANG. COM –¬†Sanksi administratif teguran tertulis dijatuhkan Komisi Penyiaran Nusantara (KPI) pada Program Siaran Nih Kita Kepo di Trans TV. Program ini dinilai tidak melayani Pedoman Perilaku Penyiaran dan Penumpu Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012 tentang perlindungan terhadap budak dan remaja dalam aspek muatan siaran.

Bentuk pelanggaran Nih Kita Kepo, yakni menunjukkan koleksi barang-barang branded dan kaya Indra dan Vanessa berupa pokok, kalung, jam tangan, cincin, ladam, baju dan mobil. Barang-barang kaya itu oleh mereka dipandang jadi “murah banget”. Terdapat pula adegan seorang wanita yang menjadikan kaum tas koleksinya sebagai bantal buat tidur dan uang dolar yang dihambur-hamburkan ke lantai.

Mulyo Hadi Purnomo, Wakil Ketua KPI Pusat, menyatakan tayangan bagaikan ini sama sekali tidak memberikan pembelajaran yang baik dan berguna terlebih bagi anak dan cukup umur. “Di mana sisi positifnya. Jika gambaran ini dapat memotivasi sepantasnya dari bagaimana kesuksesan diperoleh. Bukan cara melebih-lebihkan memamerkan atau dengan menyebarkan uang-uang tersebut, ” katanya.

Awak Analis KPI Pusat menemukan beberapa pernyataan yang dianggap kurang terbuka terhadap masyarakat kelas bawah. Dalam antaranya pernyataan, “.. gimana yaa aku tuh bangun pagi rajin stres kadang pusing, karena lihat handphone duit masuk ngga abis-abis, pengennya dibelanjain terus.. ”

“Di luar situasi pandemi pun, hal semacam itu bukan menumbuhkan kepribadian dan perilaku yang baik, ” ujar Mulyo.

Pada surat teguran yang telah disampaikan ke Trans TV, program agenda berklasifikasi R atau remaja, sepantasnya mengikuti seluruh acuan yang tersedia dalam P3SPS KPI.

“Ada amanat dalam UU Pancaran bahwa isi siaran harus menanamkan watak dan jatidiri masyarakat Nusantara yang baik. Mestinya, tayangan untuk mereka itu berisikan hal-hal yang mendidik, bernilai sosial, kaya sifat pekerti, sergta penumbuhan rasa ingin tahu remaja tentang lingkungan kira-kira atau bersosialisasi dengan baik, ” jelas Mulyo.

Tulisan ini diambil dari laman KPI. go. id.