Bisa Pujian dari Orang Lain, Hindari Empat Perkataan Ini

Dapat Pujian dari Orang Lain, Hindari Empat Perkataan Ini

Mendengar penghargaan tersebut, Anda bingung bagaimana kudu merespon. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM –¬†Entah penampilan ataupun prestasi Anda pada suatu hari mendatangkan pujian dari orang terdekat atau orang di sekitar Anda. Mendengar pujian tersebut, Anda bingung bagaimana harus merespon.

Dibanding berterima kasih, biasanya Kamu melontarkan salah satu dari empat pernyataan ini seperti dilansir laman Prevention:

“Iya, tukang salon saya sungguh berpembawaan berdarah. ”

Ketika dipuji perkara penampilan rambut, Anda justru membelok pujian tersebut kepada orang lain. Atau ketika dipuji atas prestasi Anda di tempat kerja, Anda justru memuji rekan kerja Anda. Hindari prasangka bahwa orang asing memuji hanya agar terlihat cara atau bahwa pujian tersebut tidak sungguh-sungguh. Ingatkan diri sendiri dengan jalan apa perjuangan Anda atau renungkan penghargaan tersebut agar bisa memercayainya.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

“Ah, itu tidak benar! ”

Respon tersebut menunjukkan Anda tidak mengapresiasi sanjungan tersebut. Tanamkan dalam pikiran kalau si pemberi pujian berupaya membuktikan Anda akan usaha atau hasil yang diperoleh. Dengan menerima penghargaan secara positif juga bermanfaat untuk cara Anda memandang diri sendiri yang akan jauh lebih nyata. Ingat bahwa kebanyakan orang hendak lebih tertarik dengan orang dengan lebih percaya diri. “Faktanya kebanyakan karakter tertarik dengan orang yang membenarkan diri, mereka yang sadar hendak harga diri mereka dan menghargai diri mereka sendiri, ” nyata psikiater Gail Saltz, MD.

“Ah, masa sih? ”

Karena tidak ingin dianggap sombong, respon ini jadi andalan Anda setiap mendapat pujian. Namun jika Kamu dipuji karena prestasi atau pencapaian, Anda tidak perlu takut terdengar sombong karena hal itu sungguh fakta. “Kemungkinan besar, wanita hendak merasa malu ketika mendapat pujian karena mereka diajarkan untuk percaya bahwa menjadi feminin artinya tidak memberikan perhatian tertuju padanya & harus sangat rendah diri, ” papar Gail.

“Kamu tidak tahu apa dengan kamu katakan! ”

Pernyataan ini bermakna Kamu tidak percaya pada si sponsor pujian. Padahal yang sebenarnya berlaku Anda tidak percaya pada diri sendiri.

Kegagalan menerima pujian ini menandakan Anda kurang percaya diri atau merasa insecure atau cemas. “Anda tidak mampu menerima aspek positif apapun pada diri Anda, rambut, pakaian, pembawaan ataupun kelebihan Anda, ” ucap pakar hubungan Jane Greer, PhD. Sikap ini akan memperparah tingkat percaya diri Anda.

Rekomendasi